Berita MotoGP
Jorge Martin Membawa Nomor 1 ke Aprilia
Aprilia motor dari Italia yang namanya tidak asing didunia balap motor, mereka telah mencatat banyak sejarah. Tahun 2025 ini menjadi berbeda dan sangat menarik perhatian karena diperkuat oleh Jorge Martín, sang juara dunia MotoGP saat ini, yang akan membalap dengan nomor 1 di motor baru mereka, RS-GP25. Hal ini menjadikan Aprilia semakin menjadi sorotan karena Jorge Martin menjadi juara dunia di music 2024 dengan menggunakan motor Ducati, tetapi tidaklah menjadi soal karena Nomor 1 itu memang mutlak milik pembalap. Suasana optimisme sangat terasa saat tim pabrikan diperkenalkan di studio TV Sky. Berbeda dari biasanya, Peluncuran livery Aprilia kali ini dipandu langsung oleh Kepala Media Aprilia Racing, Antonio Boselli, yang memiliki pengalaman sebagai komentator Sky dan memahami semua seluk-beluk tim serta dunia pertelevisian dan promosi. Menjadikan acara ini begitu menarik.
Pentingnya kehadiran Aprilia di MotoGP bagi Grup Piaggio terlihat dari kehadiran CEO mereka, Michele Colaninno, dalam acara tersebut. Juga hadir Max Biaggi, legenda balap yang meraih lima dari enam gelar dunianya dengan Aprilia dan kini menjadi duta merek mereka. “Ini pertama kalinya nomor 1 ada di motor Aprilia di MotoGP. Dengan juara dunia memperkuat tim, ini adalah awal babak baru yang penuh semangat,” kata Biaggi. Namun, Biagi juga menambakan babak baru ini juga tentunya akan menghadapi tantangan, dikarenakan kedua pembalap belum mengenal Aprilia, dan juga dengan hengkangnya direktur teknis sebelumnya, Romano Albesiano, tentu bukanlah hal yang mudah.
Nuansa optimis juga sangat terasa hal ini dengan ungkapan menarik dari manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, dikatakan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah Aprilia di MotoGP, motor baru sudah siap saat tes sehari setelah final musim lalu. “Kami ingin segera mengidentifikasi masalah bagi para pembalap dan mengetahui area yang perlu kami tingkatkan,” katanya. Menurut Kepala Teknis baru, Fabiano Sterlacchini, kepercayaan pembalap terhadap motor adalah kunci agar mereka bisa mendorongnya hingga batas maksimal.
Untuk tes di Sepang, Aprilia telah menyiapkan sepuluh unit RS-GP25—dua untuk masing-masing pembalap di tim utama dan Trackhouse Racing, serta dua unit untuk test rider Lorenzo Savadori. Dengan juara dunia di tim, ekspektasi semakin tinggi. Direktur Balap Aprilia, Massimo Rivola, menegaskan bahwa Aprilia harus berjuang untuk gelar juara dunia MotoGP. Motor RS-GP25 yang baru kini memiliki aerodinamika lebih sederhana namun tetap mempertahankan keunggulan manuverabilitas.
Kesan Positif pun dikemukan oleh para pembalap Aprilia setelah mereka melakukan uji coba pertama setelah SolidarityGP lalu, para pembalap merasa optimis. “Saya merasa sangat nyaman dengan motor ini, dan saya terkejut dengan kestabilan bagian depan,” ujar Marco Bezzecchi. “Saya juga langsung merasa cocok dengan tim, dan saya berharap kami bisa mencapai banyak hal bersama-sama.”
Jorge Martín, yang akan menggunakan nomor 1 di motornya, merasa sangat bangga. “Saya telah berjuang sepanjang hidup untuk bisa memakai nomor ini di MotoGP. Saya harap ini akan memberi motivasi besar bagi tim,” ujarnya. Tetapi Jorge Martin juga tetap menyisipkan nomor 89, dalam desainnya sebagai penghormatan atas dua gelar dunianya di Moto3 dan MotoGP.
Bagi Jorge Martin dan Marco Bezzecchi tahun 2025 merupakan sebuah tantangan dan harapan Baru. Kedua pembalap Aprilia ini memiliki sejarah persaingan ketat sejak Moto3, namun kini mereka siap bekerja sama untuk membawa Aprilia ke puncak. “Kami dulu memiliki hubungan yang tidak terlalu baik, tetapi sekarang kami lebih santai dan siap bekerjasama untuk membuat Aprilia semakin cepat,” kata Martín dengan jujur dan terbuka.
Posisi Aprilia di persaingan akan segera terlihat dalam tes di Sepang. Tim dan para penggemar menantikan bagaimana kombinasi motor baru dan pembalap berbakat ini akan membawa Aprilia menuju puncak di musim MotoGP 2025.
