Berita MotoGP
MotoGP Le Mans : Marc Marquez Menyadari Tidak Berhasil Memanfaatkan Kesempatan.
Cuaca di Le Mans yang sulit diprediksi menjadikan balapan minggu ini amat sangat menarik, mulai dari bendera dikibarkan bahkan sampai bendera finish dikibarkan. 27 putaran yang penuh dengan ketegangan. Banyak naik dan turun, banyak pasang dan surut.
Begitu kata yang dapat mengambarkan tentang Marc Marquez di balapan Le Mans hari ini. Marc Marquez dikenal sebagai pembalap yang sangat bisa menguasai keadaan saat kondisi lintasan mix. Tapi kali ini keberuntungan sedang tidak berpihak. Karena sejatinya keberuntungan adalah bertemunya perisapan dan kesempatan yang akhirnya membuahkan hasil.
Pada saat balapan dimulai dan dinyatakan dalam kondisi kering semua pembalap keluar dengan ban soft, tapi baru 2 putaran terlewati tiba-tiba hujan turun dan memaksa race direction mengeluarkan bendera putih, untuk menukar motor (Flag to Flag race). Saat itu kesempatan sudah ada disisi Marc Marquez dan Marc Marquez dan Team juga sudah mempersiapkan pergantian motor itu dengan baik. Sehingga Marc sempat menjadi pemimpin balapan, tapi sayangnya kesempatan dan perisapan yang sudah dipertemukan tidak berakhir dengan hasil yang diharapkan. Marc Marquez harus terjatuh dua kali. Walaupun kejatuhan pertamanya tidak mengehentikannya tapi jatuh yang kedua kali memaksanya harus berhenti dan mengubur harapan untuk mengumpulkan poin di Le Mans.
Dan di sesi wawancara setelah balapan usai ini yang dikatakan Marc Marquez :”Hari ini saya begitu kecewa terutama dengan diri saya sendiri. kami tidak berhasil mengambil keuntungan dari situsi yang spesial ini. Sebebarnya kami merasa sangat fit, kami juga memiliki kecepatan, terlihat setelah terjatuh pertama kami tetap dapat kembali mengejar dan itu sangat positif. Tapi yang saya sayangkan adalah saya tidak bisa mengambil keuntungan yang cuaca telah berikan kepada saya. Jatuh yang pertama ini sebenarnya dapat terjadi juga dalam kodisi kering, mungkin karena ban belum pada temperatur yang tepat tapi sejujurnya saya lebih kecewa dengan jatuhnya yang ke-2 kali. Karena disitu saya benar-benar tidak bagus. Seharusnya saya tahu darimana saya datang, bagaimana saya harus berkendara dan itu adalah jatuh yang tidak seharunya terjadi.” ujarnya sambil berusaha tetap tersenyum dan Marc Marquez pun melanjutkan “Jatuh yang kedua kali ini bukan dari kondisi fisik saya, bukan juga dari sisi mental, bukan juga dari cara berkendara saya, bagaimana seharusnya posisi tangan saya, bukan juga tentang Flag to Flag, tapi saya terlalu berpikir jauh, tidak konsentrasi penuh terhadap lintasan, saya malah berpikir bagaimana dan kapan saya bisa mengganti motor saya kembali dengan ban slick (karena lintsan yang mulai kering) lalu tiba-tiba saya sudah berada di tikungan tersebut dan terjatuh.” terlihat masih ada kekecewaan diwajahnya.
Lalu Marc melanjutkan dan berusaha untuk lebih positif, “Saya benar-benar kecewa karena seharusnya jatuh yang ke dua kali ini tidak seharusnya terjadi. Tapi ini sudah terjadi kepada saya, dan saatnya kami mengambil hal positif karena beruntung bahwa saya baik-baik saja dan sekarang saatnya mulai mempelajari dan memahami bagaimana memulihkan kondisi tangan saya di minggu ini, dan melihat apa yang akan terjadi pada balapan selanjutnya. Saya tidak sabar menunggu besok dimana saya bisa latihan lagi di gym untuk meningkatkan kondisi fisikal saya dan ketika saatnya tiba di Mugello, saya sudah mengetahui dimana limit saya, saya sudah memahami bahwa mungkin saya tidak akan berada di posisi teratas dengan pembalap tercepat pada situasi lintasan kering, walaupun pada saat lintasan basah kami juga tidak tahu, tapi bagi kami mencoba semua secara bertahap untuk kembali berada dibarisan depan, hari ini kami menunjukan sesuatu, menunjukan bahwa semangat kami ada dan tetap disana, jadi mengetahui hal ini pun membuat saya tersenyum, dan membatu saya menganalisa tentang semuanya.” ujarnya mengakhiri percakapan.

Marc Marquez tetap optimis. (sumber : motogp.com)
Bagi Marc Marquez semua sudah terjadi dan Marc mengambil pelajaran dari situasi ini dan berusaha berpikir positif bahwa bersyukur bisa menyelesaikan minngu ini dan berhasil menunjukan bahwa Marc dan team bisa berada didepan lagi. Pembalap Spanyol ini juga menyadari bahwa pada balapan yang normal mungkin akan menajdi lebih sulit baginya karena kondisi fisikalnya yang belum pulih sempurna, tapi bagaimanapun Marc Marquez cukup senang, dia senang dengan performanya di minggu ini (diluar kegagalan finishnya) dan juga senang secara umum tentang hari minggu ini.
Akhirnya pelajaran yang bisa dipetik adalah untuk apa terlena dalam kegagalan, untuk apa menyesali berkepanjangan. Terus bergerak maju kedepan, meninggalkan semua kegagalan dan mengambil pelajaran dari hal tersebut adalah lebih bermakna daripada terpuruk dan terus meratap. Tetap Semangat Marc!!
