Berita MotoGP
Francesco Bagnaia : “Marc Marquez Masih Masuk Dalam Perebutan Gelar Juara Dunia, Jika …”
Pada Pre-Event Press conference hari ini , Francesco Bagnaia sebagai pemimpin klasemen sementara kejuaraan dunia MotoGP mengatakan jika dia tidak dapat mengungkapkan perasaannya mengenai pencapaiannya karena dia baru saja selama 10 hari menjadi pemimpin Klasemen sementara MotoGP, tapi dengan jujur Francesco mengatakan ini adalah pencapaian yang bagus, dan ini menyenangkan, tapi baginya baru melewati 4 balapan maka ini terlalu dini untuk membicarakannya. Le Mans merupakan salah satu sirkuit yang disukai oleh pembalap Italia ini kerena Pecco pangilan yang biasa disematkan untuk Francesco Bagnaia ini memiliki tiga kali podium disini, satu saat dia masih membalap di Moto3 dan dua lainnya di Moto2 sebagai juara pertama dan kedua. Pecco menyukai sirkuit ini dan juga sirkuit ini sangat cocok dengan karakteristik motor Ducati D16 GP21. Pecco mengatakan bahwa sejujurnya dia telah bersiap untuk balapan di Le Mans tapi tetap saja baginya cuaca akan menjadi peranan yang sangat penting. Dan Pecco mengatakan jika cuacanya akan turun hujan pada saat balapan ini menjadi tantangan sendiri baginya, karena Pembalap dengan nomor 63 ini hanya pernah melakukan 6 balapan selama karirnya di MotoGP. Pecco mengingat kembali balapannya di tahun lalu dan dia menjelaskan tahun lalu dia cukup kuat pada awal-awal balapan tapi mendapatkan kesulitan pada balapan bagian ke-2 yaitu. setelah menyelesikan 12 atau 13 putaran. Sebenarnya Ducati sangat kuat di kondisi basah, tapi ini tidak mudah dengan pengunaan ban, karena biasanya ban akan memberikan banyak cengkraman tapi cukup sulit mengendalikannya menurutnya
Walaupun bukan rahasia lagi jika lintasan Le Mans sangatlah cocok untuk Ducati terbukti tahun lalu kemenangan di dapatkan Ducati dengan pembalap Danilo Petrucci, tapi tidak membuat Fracesco Bagnaia sesumbar, baginya memprediksi balapan saat lintasan basah tidaklah mudah, jadi sebaiknya adalah lebih baik melihat kondisi secara perlahan dan bukan berandai-andai. Tapi tentu saja Francesco berharap motor akan bekerja sebaik dan seprima saat di Jerez, dan tidak menutup mata memang diatas kertas lintasan di Le Mans sangat cocok dengan Ducati. Dan bagi Francesco, Ducati saat ini sangat menyenangkan dikendarai, bahkan baginya mengendarai D16 GP21 bisa dilakukan dengan berbagai gaya balap dan motor tetap bekerja dengan sangat baik. Dan melihat hal tersebut tentunya Ducati akan kuat tahun ini.
Mengenai Marc Marquez, menurut Francesco Bagnaia sangatlah tidak mudah setelah 9 bulan berhenti dan kembali balapan, itu terjadi padaya saat hanya 3 bulan tidak ada balapan dan menunggu balapan pada musim baru, itu sangat tidak mudah untuknya. Pembalap Italia ini merasa sangat tidak nyaman dengan motornya. Jadi ketika Marc Marquez kembali dan memulai balapan lagi di Portimao tentunya ini tidak mudah. Saat di Portimao Marc Marquez kembali membalap menurut pendapatnya Marc Marquez melakukan balapan dengan cukup bagus, dan memang saat di Jerez karena kondisi sirkuit yang lebih membutuhkan banyak pengereman tentu sedikit menyulitkan bagi Marc Marquez. Selanjutnya dengan sangat berhati-hati Francesco Bagnaia melanjutkan “Tapi kai ini di Le Mans dan jika ini akan hujan maka ini mungkin akan lebih baik untuk Marc Marquez. Dan jika Marc Marquez disini bisa kembali tampil kuat maka tentunya Marc Marquez akan tetap masuk dalam perebutan kejuaraan dunia ini.”
Pada kesempatan di Pre-event Press Conference ini, Francesco Bagnaia benar-benar terlihat lebih matang dan tenang dalam menjelaskan setiap pertanyaan dengan detail. Dan terlihat sangat siap untuk melakukan balapan di sirkuit Le Mans ini. Tetap optimis tetapi tidak terlalu berapi-api. Kedewasaan dan ketenangan seperti ini tentunya menjadikan performa pembalap akan lebih baik saat balapan.
