Berita MotoGP
Fabio Quartararo Tidak Khawatir Dengan Dominasi Ducati Diawal Musim.
Pada saat pre-event Press conference, Fabio Quartararo masih mengingat kejadian di Jerez dan dia masih merasa frustrasi mengenai balapan Jerez 2 minggu lalu, karena Fabio tahu bahwa dia harus melakukannya untuk menyelesaikan balapan, tapi dia juga tahu ketika masalah arm pump itu muncul, maka dia tidak memiliki kemampuan dan kekuatan untuk melakukan seperti yang seharusnya dilakukan apalagi saat itu masih tersisa 10 putaran lagi untuk sampai ke garis finish. Saat itu yang ada di kepala Fabio Quartararo adalah terus berkendara sampai menyelesaikan balapan dan setidaknya mendapatkan poin dari itu.
Operasi untuk kedua kalinya ditangan yang di jalaninya berjalan dengan baik, walaupun sedikit luka jahitan terasa sedikit ttertarik tapi Fabio Quartararo sudah tidak sabar untuk memulai latihan bebas hari Jumat untuk mengetahui apa reaksi yang akan diberikan oleh tangannya. Tapi secara keseluruhan Fabio Quartaro merasa siap dan menyakini bahwa tangannya tidak akan menjadi masalah lagi saat nanti berkendara.
Terkait masalah operasi tanganya yang telah dilakukan oleh Fabio 2 kali, bagi Fabio itu bukanlah hal yang perlu terlalu dibesar-besarkan, baginya operasi ini sangat dia butuhkan, karena walaupun dengan merubah gaya latihan tentunya itu tidak mudah untuk menghilangkan masalah arm pump ini. Seperti yang pernah Fabio lakukan sejak Mugelo 2018, dia mencoba merubah gaya balapnya dan latihannya tapi tetap saja masalah arm pump ini kembali datang lagi menghantuinya. Dalam pandangannya operasi ini memang dia butuhkan dan dia juga tidak memahami apakah ini terjadi akibat latihan yang dilakukan atau tidak, tapi dengan balapan yang selalu rutin dilakukan hampir setiap dua minggu tentunya masalah ini dapat datang kapan saja dan dengan siapa saja.
Fabio Quartararo merasa sangat penasaran bagaimana prilaku motor pada kondisi basah, tahun lalu motor YZR-M1 berprilaku sedikit agak aneh saat kondisi lintasan benar-benar basah. Tapi Fabio merasa sangat bagus mengendari motor M1-nya saat kondisi lintasan normal hampir disetiap sirkuit. Dan juga dua tahun yang lalu Fabio merasa dapat mengendari motor dengan sangat baik dalam kondisi basah maupun kering, jadi harapannya adalah tentu membawa perasaan yang sama. Tetapi bagi pembalap tuan rumah ini jika dari Jumat sampai dengan hari Sabtu akan hujan, maka Fabio akan menikmatinya dan mengambil pengalaman dari apa yang akan didapatkannya.

Fabio Quartararo Pre Event Le Mans
Baginya Ducati memang selalu bagus di Le Mans, Mugello dan Barcelona, tapi Yamaha menurutnya juga bagus di Le Mans dan Barcelona walaupun mungkin yamaha tidak begitu bagus di Mugello tapi saat ini baginya ini masih awal-awal kejuaraan Dan ini membuta Fabio tidak terlalu khawatir dengan Ducati. Dengan tegas dan percaya diri pembalap dengan nomor 20 ini mengatakan “ini masih diawal musim, walapun di tiga balapan yang sudah berlangsung mereka sangat kuat tapi menurut saya Yamaha juga kuat, kami masih memiliki banyak race tersisa, jadi saya tidak terlalu khawatir.”
Jika cuaca di Le Mans benar-benar hujan dan memaksa untuk melakukan Flag to flag race, menurut Fabio Quartararo tentu ini sangat menyenangkan dan menjadi sangat menarik baginya, karena Fabio belum pernah melakukan dalam balapan yang sesungguhnya, hanya selalu latihan selama 3 tahun bagaimana melakukan flag to flag race tapi belum pernah melakukan dalam balapan yang sesungguhnya. Tapi baginya dan apapun itu Fabio akan siap dengan semua kondisi dan akan selalu belajar dari apapun dan melakukan dengan baik.
Terlihat sekali bahwa pembalap tuan rumah Fabio Quartararo memiliki semangat dan keyakinan yang sangat besar, bahwa walaupun baru selesai dari operasi tangan dan masih dalam penyembuhan, dia dapat tampil baik di sirkut Le Mans. Dan Fabio juga terlihat selalu bersemangat dan memiliki keinginan yang tinggi untuk terus belajar dan mengambil pengalaman dari setiap kejadian yang ditemuinya saat balapan. Tentu ini adalah salah satu prilaku yang sangat penting bagi setiap pembalap memiliki rasa penasaran dan keingin tahuan yang tinggi untuk terus mengembangkan kemampuan balapnya.
