Connect with us

Berita WSBK

Toprak Razgatlıoğlu Ungkap Kesiapan Pindah ke MotoGP 2026

Published

on

Peluncuran livery BMW Motorrad Motorsport untuk musim 2025 menunjukkan ambisi besar tim untuk mempertahankan gelar juara dan meraih kesuksesan di semua kejuaraan. Dengan kombinasi pengalaman dan talenta para pembalap, serta dukungan tim yang solid, BMW Motorrad Motorsport siap menghadapi tantangan musim ini.

Namun, tantangan pertama yang harus dihadapi diawal musim 2025 ini datang dari cedera yang dialami Toprak Razgatlıoğlu. Cedera tersebut membuatnya dipastikan absen dari tes pramusim di Jerez pada 20-23 Januari. Saat ditanya mengenai hal ini, Toprak menjelaskan bahwa meskipun jari yang cedera sudah mulai sedikit bisa digerakkan, kondisinya masih jauh dari siap untuk mengendarai motor. Ia berharap dapat ikut serta pada tes berikutnya di Portimão pada 28-29 Januari. Jika belum memungkinkan, ia masih punya kesempatan di tes terakhir sebelum seri pembuka di Australia pada 17-18 Februari. Fokus utamanya saat ini adalah pemulihan total agar siap tampil maksimal di balapan perdana yang akan berlangsung Phillip Island tanggal 21-23 Februari mendatang.

Ketika ditanya bagaimana ia akan mengenal motor baru BMW M1000RR jika tidak bisa mengikuti tes, Toprak dengan santai menjawab bahwa ia akan mengamati tes dengan cermat dan berdiskusi dengan rekan setimnya, Michael van der Mark. Ia yakin Van der Mark akan memberikan masukan yang berguna untuk tim dalam mengembangkan motor. “Michael akan menguji bagian baru, dan saya percaya dia bisa membantu tim membuat motor lebih baik,” ungkap Toprak.

Persaingan yang terlihat akan seketat tahun lalu di Musim 2025 ini, Toprak memprediksi Ducati akan tetap menjadi pesaing kuat berkat motor yang konsisten di berbagai kondisi, terutama saat cuaca panas. Yamaha dan BMW juga kompetitif, meskipun masih dalam proses menyempurnakan model baru. Toprak optimis karena BMW mempertahankan beberapa komponen andalan dari musim lalu, yang membantunya meraih gelar juara. Ia juga mengungkapkan bahwa Nicolò Bulega kemungkinan besar akan tampil lebih kuat tahun ini. “Bulega adalah pembalap cepat yang kini semakin memahami kebutuhan motornya,” tambahnya.

Ketika ditanya bagaimana Mentalitas dan Target Jangka Panjangnya, setelah berhasil meraih dua gelar juara dunia dengan dua pabrikan berbeda, Toprak mengaku bahwa kesuksesan ini membangun rasa percaya diri dan mentalitasnya. “Ketika bergabung dengan BMW, banyak yang meragukan keputusan saya. Namun, saya membuktikan bahwa dengan mentalitas yang benar dan kerjasama yang solid, kita bisa meraih kesuksesan,” jelasnya. Mengenai target jangka panjang, Toprak mengungkapkan bahwa ia masih memiliki sekitar 10 tahun karier balap di depannya. Apakah akan tetap di WorldSBK atau pindah ke MotoGP, waktu yang akan menjawab. “Jika tetap di Superbike, saya ingin menjadi juara dunia dengan merek ketiga,” tegasnya.

Saat dimintya pendapatnya tentang seberapa besar keinginannya untuk pindah ke MotoGP, Toprak menjawab dengan percaya diri. “Saya merasa sudah siap untuk MotoGP setelah pencapaian musim lalu. Namun, saya butuh waktu untuk beradaptasi karena karakteristik motor di MotoGP sangat berbeda. Jika ada tim yang percaya pada saya dan bersedia menyesuaikan motor dengan kebutuhan saya, saya yakin bisa tampil baik,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti tantangan terbesar dalam transisi ke MotoGP, yaitu mendapatkan pengaturan motor yang sesuai. “Seperti di BMW, perubahan posisi duduk sangat membantu saya tampil optimal. Jika ada Tim di MotoGP yang mau memberikan dukungan serupa, saya yakin bisa bersaing di sana,” tambahnya dengan yakin dan tenang.

Selebrasi Kemenangan Tetap Lanjut

Sebelum wawancara berakhir, pembahasan beralih mengenai  selebrasi uniknya dan apakah akan tetap dilakukan di musim 2025, Toprak menjawab sambil tertawa, “Tentu saja! Jika saya menang, saya akan melakukan selebrasi lagi. Tahun lalu, banyak penggemar yang bertanya apa selebrasi yang akan saya siapkan selanjutnya. Jadi, saya pasti akan memikirkan yang menarik.”

Melihat ketenangan dan rasa percaya diri yang ditunjukkan Toprak Razgatlıoğlu, persaingan musim 2025 antara dirinya, Ducati, dan Yamaha dan Honda, diprediksi akan semakin seru dan menegangkan, ditambah dengan aksi menyalip tidak terduga milik Toprak tentu membuat kejuaraan Dunia Superbike ini layak untuk dinantikan Menurut IMR-ers, siapa yang akan menjadi kandidat terkuat di WorldSBK 2025?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *