Connect with us

Berita MotoGP

Balapan di Austin, Marc Márquez Kepeleset, Pecco Bagnaia Menang dan Alex Memimpin Klasemen

Published

on

Rasanya ini menjadi drama terbesar di dunia MotoGP yang terjadi di  Circuit of the Americas (COTA). Cuaca yang tak menentu, membuat setiap Tim merencanakan strategi yang berubah-ubah. Menjelang balapan, hujan ringan membasahi lintasan, memaksa para pembalap untuk mempertimbangkan ulang pilihan ban mereka. Beberapa Tim sudah menggunakan ban Slick namun beberapa lainnya masih menggunakan ban basah, karena memang race direction menyatakan Bahia balapan adalah balapan basah. Namun saat melakukan sighting lap, banyak area lintasan yang sudah cukup kering, hal ini membuat  Marc Márquez berpikir dan berdiskusi cepat dengan Tim di grid. Marc Márquez meminta Tim untuk menyiapkan motor keddanya dan menganti dengan ban slick, dengan pengetahuan Marc yang tidak hanya tenting balapan namun juga Marc menguasai peraturan balapan maka Marc merasa ide ini akan berjalan sesuai rencana. Sebelum balapan di mulai Marc memutuskan untuk lari kedalam Pit, dan disusul oleh Pecco Bagnaia dan pembalap lainnya. Keputusan ini menyebabkan penundaan start selama 10 menit yang diputuskan Race Direction untuk faktor keselamatan.

Akhirnya balapan pun dimulai dan Marc Márquez memimpin dengan nyaman hingga lap kesembilan. Namun, di Tikungan 17, ia kehilangan kendali dan terjatuh, sangat disayangkan mengingat jarak anatara dirinya sebenarnya sudah sangat aman dan ini memanksa pembalap 93 ini mengakhiri harapannya untuk meraih kemenangan keenam berturut-turut musim ini. Insiden ini, tapi hal ini membuka jalan bagi Francesco Bagnaia untuk mengambil alih pimpinan balapan dan menjadi pemenang balapan untuk pertana kali di musim 2025 ini. Alex Márquez finis di posisi kedua, hasil yang cukup untuk membawanya ke puncak klasemen sementara dengan 87 poin, unggul satu poin dari sang kakak, Marc Márquez.

Marc Márquez tentunya sangat menyesali keputusannya untuk melewati pinggir lintasan yang masih basah dan membuatnya terjatuh dan dia mengakui bahwa ini murni kesalahannya dan sisi positif yang dia ambil adalah saat ini Alex Márquez yang memimpin klasemen dan ini membuat dia semakin bersemangat untuk memberikan yang terbaik dibalapan selanjutnya di Qatar.

Walaupun Francesco Bagnaia mengatakan bahwa kemenangan ini sangat berarti bagi dirinya dan tim setelah bekerja keras, namun Pecco secara jantan mengakui bahwa kemenangan ini tidak akan terjadi ika Marc Márquez tidak melakukan kesalahan dan ini membuatnya tetap bertekad untuk bisa memenangkan balapan saat Marc Márquez juga ada dilintasan.

Bagi Alex menjadi pimpinan klasemen dengan selisih hanya 1 poin dengin Marc membuat dirinya senang namun dia tetap menyatakan bahwa tanpa kesalahan yang dibuat Marc rasaya ini juga sulit terjedi. Baginya etap berusaha konsisten adalah kunci yang akan digunakan untuk melanjutkan mucim 2025.

Hasil 10 Besar MotoGP Austin 2025 :
1.Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) – 39:00.191
2.Álex Márquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) – +2.089 detik
3.Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing) – +3.594 detik
4.Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing) – +10.732 detik
5.Jack Miller (Prima Pramac Racing) – +11.857 detik
6.Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – +12.238 detik
7.Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) – +12.815 detik
8.Luca Marini (Honda HRC Castrol) – +15.646 detik
9.Ai Ogura (Trackhouse Racing) – +16.344 detik
10.Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) – +18.255 detik
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *