Connect with us

Berita MotoGP

Argetina GP: Akankah Marc Marquez Menang Lagi di Argentina?

Published

on

Argentina Grand Prix (GP Argentina) adalah salah satu balapan ikonik dalam sejarah MotoGP. Balapan ini berlangsung di Autódromo Termas de Río Hondo, sebuah sirkuit yang menantang di Provinsi Santiago del Estero. Argentina telah menjadi tuan rumah berbagai ajang balap sejak era 1960-an dan terus menjadi favorit para penggemar balap. Ada baiknya kita bisa sedikit kilas balik mengenai sejarah GP Argentina, mulai dari sejak kapan Grand Prix diadakan sampai siapa yang paling sering menang juga kemenangan mana yang masih menjadi topik sampai hari ini?
Argentina pertama kali menjadi tuan rumah Grand Prix sepeda motor pada tahun 1961 ini menjadikannya salah satu negara pertama di luar Eropa yang mengadakan balapan dalam kejuaraan dunia. Saat itu, balapan diadakan di Autódromo Oscar Alfredo Gálvez, Buenos Aires. Setelah beberapa kali masuk dan keluar dari kalender MotoGP, GP Argentina kembali digelar secara rutin sejak tahun 2014 di Termas de Río Hondo. Sempat absen di tahin 2024 tapi di 2025 ini pada tanggal 14-16 Maret akan kemnali dilaksanakan, tentunya ini adalah salah satu balapan yang ditunggu oleh para pengemar MotoGP, kerana sirkuit ini memiliki tikungan cepat, perubahan elevasi, dan lintasan yang panjang, menjadikannya salah satu trek yang menantang bagi para pembalap.
Banyak pembalap yang pernah merasakan kemenangan di GP Argentina ini dan beberpa pernah menang lebih dari satu kali, berikut adalah nama-nama yang paling sukses di sirkuit ini:
  1. Mick Doohan (4 kemenangan, 500cc), Pembalap asal Australia ini mendominasi era 1990-an dan menjadi salah satu legenda MotoGP. Ia memenangkan GP Argentina empat kali pada kategori 500cc.
  2. Valentino Rossi (3 kemenangan, berbagai kelas), The Doctor memiliki rekor luar biasa di Argentina, dengan kemenangan di kelas 250cc pada tahun 1998 dan dua kemenangan di MotoGP (500cc) pada tahun 1999 dan 2015. Yang paling iconic adalah ketika di Thun 2015 saat Velentino Rossi menang dan legenda Bola Diego Maradona tidak hanya memberikan piala di podium tetapi juga memberikan jersey Tim national Argentina dengan nama Rossi dibelakangnya menjadi peristiwa yang tidak terlupakan sampai saat ini.
  3. Marc Márquez (3 kemenangan, MotoGP), Márquez dikenal sangat kuat di sirkuit ini. Ia memenangkan balapan di Argentina pada tahun 2014, 2016, dan 2019. Dan diprediksi dimusim 2025 ini juga akan tampil kuat dengan dukungan Motor Ducati GP25-nya atau banyak disebut sebagai GP24 plus plus.
  4. Jorge Martín, Pembalap Spanyol ini mendominasi kelas 80cc dan 125cc pada era 1980-an, dengan total empat kemenangan.
Tetapi ada pembalap yang hanya menang satu kali tapi ceritanya tidak terlupakan dan dia adalah Jack Miller pada tahun 2016, dan in imenjadi salah satu cerita paling menarik di GP Argentina Kemenangan ini menjadi momen kejutan dalam sejarah MotoGP, sanat tidak terduga dan penuh kejutan.
Pembalap asal Australia yang saat ini burada di team Pramac Yamaha,  dikenal dengan gaya balap agresif dan kepribadiannya yang santai. Ia naik langsung dari Moto3 ke MotoGP tanpa melalui Moto2, sesuatu yang sangat jarang terjadi di dunia balap. Langkah ini membuat banyak orang meragukan apakah Miller bisa bersaing dengan para pembalap papan atas di kelas utama.
Pada GP Argentina 2016, kondisi cuaca yang tidak menentu membuat balapan menjadi penuh kejutan. Trek yang basah menciptakan situasi yang sulit bagi banyak pembalap top, sementara Miller, yang membalap untuk tim Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda, berhasil memanfaatkan kondisi ini dengan sempurna.
Di tengah banyaknya insiden yang melibatkan pembalap papan atas, Miller tampil luar biasa dengan mengendalikan balapan dari awal hingga akhir. Pada akhirnya, ia berhasil memenangkan balapan dengan jarak yang cukup jauh dari pembalap lainnya. Kemenangan ini sangat bersejarah karena ia menjadi pembalap tim satelit pertama yang memenangkan balapan MotoGP sejak Toni Elias di Estoril 2006.
Dan kemenangan ini tentunya memberikan dampak dan menjadi titik balik dalam karier Jack Miller, menjadi pembalap yang kuat khususnya di lintasan basah membawanya mencicipi tim Ducati Lenovo, di mana ia menjadi salah satu pembalap penting dalam beberapa musim terakhir. Selain itu karirnya saat ini dengan Yamaha juga menunjukan hasil yang cukup menjanjikan di Buriram, dua minggu lalu.
Dominasi Honda di sirkuit ini sangatlah terasa, apakah Joan Mir, Luca Marini, Johann Żarco dan Somkiat Chantra bisa memberikan hasil maksimal. Karena Honda adalah motor yang paling sukses di GP Argentina sejak balapan kembali ke kalender MotoGP pada 2014. Márquez dan Dani Pedrosa telah menunjukkan performa luar biasa dengan motor Honda RC213V.
Tentunya faktor cuaca sering menjadi tantangan, dengan hujan mendadak yang bisa mengubah jalannya balapan. Dan akan memberikan balapan yang seru dan laka disaksikan dan semoga Pecco Bagnaia bisa memberikan perlawanan agar balapan tyda membosankan.
Untuk diketahui bahwa Juara Dunia Jorge Martin dipastikan basal absen lagi dibalapan seri kedua kali ini dan juga kemungkinan besar masih akan absen di Amerika. Hal ini dilakukan akan pemulihan tangan dan kakinya benar-benar bisa sempurna dan siap bersaing di lintasan.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!