Berita MotoGP
Apakah Slogan “Ready To Race” masih sesuai dengan KTM saat ini? (Part 2)
Melanjutkan pembahasan sebelumnya mengenai kondisi KTM, kali ini wawancara berlanjut ke arah yang lebih terfokus kepada komitmen terhadap dunia balap umumnya dan pada MotoGP pada khususnya. Ketika kita berbicara tentang MotoGP kepada suatu tim tentu saja tidak haya tertuju kepada para pembalap hebat, tim yang solid, tetapi tetap akan bermuara kepada pendanaan.
KTM Motorsport: Perusahaan Independen dengan Dukungan Penuh KTM AG
Dijelaskan bahwa KTM Motorsport adalah perusahaan independen yang beroperasi sejak tahun 2003, dengan anak perusahaan di Amerika, bengkel pelatihan di Belgia dan Italia, serta pabrik motor di Mattighofen. Mereka melapor ke KTM AG dan sebagian besar membiayai operasionalnya sendiri melalui sponsor. Namun, tanpa dukungan anggaran dari KTM, operasional mereka tidak akan berjalan dengan baik.
KTM juga selalu memastikan mereknya tetap dikenal di berbagai cabang olahraga, tidak hanya KTM, tetapi juga Husqvarna dan GasGas. Mereka sadar bahwa motorsport adalah cara yang efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai perusahaan kepada jutaan penonton.
Dan juga dijelaskan bahwa saat ini, KTM juga menjalin komunikasi dengan investor yang tertarik untuk berinvestasi di departemen balap. Minat investor terhadap MotoGP juga meningkat seiring dengan kehadiran Liberty Media sebagai pengelola. KTM berharap bisa mendapatkan mitra yang tepat untuk mengurangi beban anggaran tanpa harus meninggalkan dunia motorsport. Para ahli pun mengakui nilai dari komitmen KTM di dunia balap. Diskusi positif sedang berlangsung menuju tujuan ini.
Ketika Pit Beirer dihadapkan dengan pertanyaan mengenai anggaran untuk pengembangan motor, beliau menjelaskan bahwa di dunia MotoGP terus mengalami perkembangan pesat yang bermuara pada kecepatan motor. Rata-rata, catatan waktu lap semakin cepat satu detik setiap tahunnya. Di banyak sirkuit, perbedaan waktu antara pembalap 20 besar di sesi kualifikasi hanya terpaut satu detik saja. Kondisi ini menuntut setiap pabrikan untuk terus berinovasi dan mengembangkan motor mereka. Jika sebuah tim berhenti melakukan pengembangan selama satu tahun saja, mereka beresiko terlempar dari posisi kedua terbaik menjadi posisi paling belakang.
Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, bukan hanya di MotoGP saja, KTM tetap berkomitmen untuk menginvestasikan dana mereka pada pengembangan motor. Sebagai pabrikan sepeda motor, KTM sangat bangga dengan produk mereka. Jika pengembangan tidak dilanjutkan, maka model bisnis yang selama ini mereka jalankan tidak akan berfungsi, baik untuk pelanggan maupun untuk dunia balap. Oleh karena itu, dana besar akan terus dialokasikan untuk pengembangan motor, karena pengembangan adalah bagian integral dari model bisnis KTM.
Dari jawaban tersebut tentu kita dapat mengambil kesimpulan bahwa rumor yang mengatakan situasi ini akan menyebabkan kemunduran didalam KTM MotoGP sepertinya tidak akan terjadi. karena pengembangan menjadi bagian yang tetap diprioritaskan,
Pembekuan Pengembangan Mesin MotoGP: Strategi untuk Efisiensi dan Masa Depan
Pit Beirer juga menambahkan keputusan dalam aliansi MSMA (Motorcycle Sports Manufacturers Association) pada musim panas tahun 2024 lalu bahwa dilakukan pembekuan pengembangan mesin untuk musim 2025 dan 2026, dengan tujuan untuk menghindari pengembangan ganda seiring dengan perubahan regulasi pada tahun 2027, menjadi angin segar dalam kondisi KTM saat ini. Sebagai kilas balik diketahu bahwa Ducati dan KTM menjadi pihak yang paling gencar memperjuangkan pembekuan ini, diskusi tentang regulasi terjadi bahkan saat kendisi KTM masih bak-baik saja.
KTM juga mengakui bahwa pengembangan mesin KTM untuk tahun 2025 dan 2026 sudah selesai diakhir tahun 2024 dan KTM telah memiliki mesin yang sangat bertenaga, dengan arah pengembangan yang sudah ditetapkan sejak musim semi lalu. Dari keterangan ini kita lihat bahwa KTM telah siap untuk tetap bersaing dengan pabrikan lainnya. Dan Regulasi pembekuan pengembangan mesih ini juga sangat membantu artinya KTM tidak perlu mengeluarkan dana untuk material mesin baru 2025 dan 2026.
Wawancara pun berlanjut kearah yang lebih mendalam lagi, seperti yang kita ketahui bahwa KTM berperan besar dalam pengembangan talenta-talenta muda terutama yang terlihat dalam kompetisi Red Bull Rookies Cup, dimana hasil dari kejuaran tersebut banyak memunculkan pembalap-pembalap luar biasa di MotoGP, dan secara gamblang dijelaskan bahwa di setiap tahunnya, ada 30 pembalap baru yang masuk ke paddock, namun KTM sendiri hanya bisa mengakomodasi satu atau dua pembalap di tim mereka dan itu artinya pabrikan lain juga mendapatkan manfaat dari program pengembangan pembalap muda ini. KTM menyadari bahwa program ini sangat penting karena ini merupakan langkah awal menuju MotoGP, namun dalam kondisi saat ini akan lebih bijaksana jika KTM tidak sendiri menanggung biaya program, namun diharapkan ada pembagian beban biaya dengan pihak lain, termasuk dengan rekan-rekan di industri dan Dorna (pemilik hak komersial MotoGP).
Ketika pertanyaan mengarah pada kelas Moto2 dan Moto3, KTM tetap berkomitmen tetapi akan mengurangi upaya mereka di sektor ini. Mereka akan lebih fokus pada penyediaan material untuk pelanggan dan mitra. Moto3 akan menjadi kelas di mana KTM tidak lagi menginvestasikan jutaan dolar, melainkan lebih fokus pada kemitraan teknis yang hemat biaya. Dengan kata lain, Moto3 akan menjadi bisnis pelanggan yang lebih umum.
Dan masa depan pabrikan Husqvarana dan GasGas, dalam kondisi saat ini fokus utama KTM akan tertuju pada Red Bull KTM. Namun, KTM tidak akan mengabaikan Husqvarna dan GasGas. Mereka akan terus menjaga kedua merek ini tetap eksis. Contohnya, tim Husqvarna saat ini memiliki juara dunia motocross kelas 250cc. Sementara itu, di Kejuaraan Dunia Enduro, keempat pembalap Pierer Mobility Group di kelas yang berbeda berhasil meraih gelar juara dunia.
Andrea Verona akan tetap bersama GasGas, Josep García akan membalap untuk KTM, Billy Bolt akan tetap dengan Husqvarna, dan Manuel Lettenbichler akan menjadi pembalap terbaik extreme enduro untuk KTM. KTM tidak akan mengurangi jumlah pembalap di kelas-kelas ini. Namun, penghematan besar akan dilakukan dengan tidak lagi menjadi sponsor utama Kejuaraan Dunia Hard Enduro. Pengurangan telah dilakukan sejak musim panas lalu, namun hanya pada kontrak yang telah berakhir. KTM tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah pembalap pabrikan akan dikurangi lagi pada tahun 2026, tetapi mereka tetap ingin mempertahankan peluang untuk menang di berbagai kelas dengan mempertahankan pembalap top di olahraga-olahraga penting.
Dan interview menarik ini pun sampai kepada tahap akhir dengan pertanyaan setelah hasil keputusan restrukturisasi tahap awal yang telah diumumkan pengadilan pada tanggal 20 Desember lalu bahwa KTM akan terus beroperasi. Pit Beirer mengatakan bahwa hal itu merupakan kabar yang sangat menggembirakan. Telah jelas bahwa anggaran untuk motorsport telah disetujui oleh administrator restrukturisasi. Sekarang, sangat penting pada akhir Februari apakah rencana restrukturisasi akan diterima. Dalam tiga minggu terakhir, KTM telah menjual sepeda motor sebanyak periode yang sama tahun lalu, meskipun ada berita tentang proses restrukturisasi. Ini menunjukkan bahwa pelanggan KTM percaya pada merek dan produk mereka. Banyak hal positif yang sedang terjadi saat ini, dan inilah yang membuat KTM yakin bahwa rencana restrukturisasi akan berhasil.
