Connect with us

Berita MotoGP

Marc Marquez Bebas Dari Sanksi Double Long Lap Penalty

Published

on

Marc Marquez akhirnya bisa bernafas lega setelah pengadilan banding MotoGP memutuskan untuk mengabulkan permohonan pembatalan saksi yang dijatuhkan pada Marc Marquez yang dikeluarkan sebelumya oleh FIM MotoGP Stewards Panel. Dan dengan keluarnya keputusan tersebut maka Marc Marquez diizinkan untuk bersaing di balapan berikutnya dan akan berpatisipasi tanpa saksi tersebut.

Keputusan ini tentunya memicu banyak komentar antara pro dan kontra dari para penggemar MotoGP. Jika dipantau dari instagram resmi MotoGP banyak komentar yang mengatakan bahwa hal ini tidaklah adil, mengingat kejadian yang sama terhadap Fabio kemarin di Jerez yang langsung mendapatkan penalty dan melaksanakannya. Ada juga komentar yang mengatakan karena Marc Marquez adalah pembalap dari Spanyol maka selalu mendapatkan keistimewaan.

Tetapi ada yang menarik komentar dari pembalap Inggris Scott Redding, yang saat ini merupakan pembalap BMW di kejuaraan dunia WorldSBK meneyematkan komentarnya dengan mengatkan bahwa menurutnya dia pun berpikir hal yang sama, baginya Marc Marquez sudah melewati hukuman yang lebih dari itu.

Selesai insiden di Portimao pada balapan hari Minggu, Marc Marquez yang langsung melakukan operasi, telah melewati 3 balapan berturut-turut dan juga terancam tidak dapat membalap kembali jika terjadi cidera yang sama yang dialami pada sambungan ibu jarinya. Dan bagi Scott Redding yang juga sama-sama pembalap merasa bahwa apa yang dialami Marc Marquez atas apa yang dilakukan di Portimao sudahlah cukup untuk membuatnya tidak lagi melakukan kesalahan yang sama.

Dan jika dibaca dari PDF yang dilampirkan di laman MotoGP (terlampir),  pada saat meeting dengan FIM Steward panel, Marc Marquez sudah mencoba menanyakan apakah ini exclusifly penalty dilaksankan di balapan Argentina dan pertanyaan itu diajukan tidak hanya satu kali tetapi dua kali dan secara verbal dijawab hanya untuk Argentina GP.

Dan tentunya keputusan ini akan menjadi pembahasan menarik saat pembalap-pembalap MotoGP akan bertemu dengan komisi keselamatan dan Steward panel pada hari Sabtu tanggal 13 Mei 2023 di Sirkuit Le Mans. Apalagi disana akan ada Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli yang kemarin baru saja melaksanakan long lap penalty di Jerez dengan alasan yang sama dengan Marc Marquez yaitu dianggap membalap dengan tidak bertanggung jawab dan mengganggu balapan dari pembalap lain.

Memang sebaiknya keputusan pemberian sanksi ini diberikan secara lebih konsisten dan jelas, apa dan bagaimana sanksi diberikan. Misalkan mengganggu jalan balap pembalap lain yang menyebabkan posisi pembalap itu mundur maka sanksi diberikan secara langsung dengan harus mundur posisi saat itu juga, seperti yang diberikan kepada Francesco Bagnaia di Jerez saat menggangu jalan balap Jack Miller.

Lalu semisalkan pembalap membalap dengan tidak bertanggung jawab sampai menyebabkan pembalap terjatuh, langsung diberikan sanksi long lap penalty saat itu juga. Semisal dari kejadian tersebut pembalap ternyata mengalami cidera yang serius maka pada balapan berikutnya diberikan tambahan double long lap penalty. Sehingga semua jelas dan terinci tanpa ada dugaan atau pendapat yang berbeda-beda.

Namun jika terlihat sangat jelas pembalap menjatuhkan pembalap lain secara sengaja maka langsung diberikan double long lap penalty dan jika pembalap cidera serius maka djatuhkan sanksi untuk memulai balapan dari baris belakang. Dan jika kejadian ini berulang selama 3 kali maka sanksi selanjutnya adalah tidak dapat mengikuti 1 balapan selanjutnya.

Tetapi jika hanya sentuhan-sentuhan tanpa menyebabkan jatuh ada tanpa mengganggu jalananya balapan dari pembalap tersebut, ada baiknya sanksi tidak perlu diberikan. Karena menyaksikan balapan tanpa ada salip menyalip maka balapan akan menjadi tontonan yang membosankan.

Mungkin saja jika peraturan dibuat jelas dan tanpa ada perbedaan antara satu pembalap dengan pembalap lain, bisa membuat pembalap MotoGP tidak merasa dirugikan.


 



  


 




 




Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!