Connect with us

Berita MotoGP

MotoGP Argentina 2023 Milik Marco Bezzechhi

Published

on

Kalau ada yang mau mengklaim siapa yang memiliki penampilan paling spektakular di balapan seri kedua di sirsuit Termas de Rio Honda Argentina ini jawabannya adalah Marco Bezzecchi. Gimana tidak dari putaran ke 1 sampai garis finish Marco bezzecchi berada diposisi pertama dan tidak ada satu pembalap pun yang berhasil mendekatinya. Pembalap dengan no.72 ini seperti sedang membalap di sirkuit sendirian tanpa ada pembalap lain dibelakang.

Marco Bezzecchi yang awalnya sempat merasa khawatir ketika dipagi hari hujan turun merasa tidak memiliki kepercayaan diri kalau bisa tampil sebagus saat cuaca kering di hari Jumat dan Sabtu. Lalu ketika di 10 menit sesi warming up pada putaran ke enam mampu mencatatakan waktu tercepat dengan 1.45,354 menit ini membuat mood nya berubah 90 derajat. Kepercayaan dirinya timbul kembali dan menjaga rasa kepercayaan diri itu sampai balapan dimulai. Dan benar saja tanpa diragukan lagi dirinya melesat dan menjadikan kemenangan perdananya dikelas MotoGP dan juga memberikan Mooney VR46 team mendapatkan kemenangan perdananya dikelas MotoGP ini. Selain itu Marco Bezzecchi adalah pembalap Ducati pertama yang memenangkan balapan di sirkuit Termas de Rio Hondo ini. Tiga kebahagian dalam satu kemenangan. Seperti yang kita ketahui selama di sirkuit ini Ducati belum pernah menang dan baru dua kali podium dengan Andrea Dovizioso di podium 2 pada tahun 2015 dan di posisi 3 pada tahun 2019, juga tahun lalu Jorge Martin mendapatkan podium 2.

Johann Zarco menjadikan podium keduanya ini sebagai mood booster yang membantunya memotivasi untuk balapan di musim 2023 ini. Dan podium ini didapatkan dengan kesabarannya untuk tidak melaju terlalu cepat di putaran-putaran awal menunggu sampai pembalap lain mulai kehilangan grip dan langsung tancap gas ditengah-tengah balapan. Dan taktik ini pun sukses untuk membalap Alex Marquez yang ada di posisi kedua. Tidak lupa Johaan Zarco juga menyampaikan rasa kagumnya dengan Marco Bezzecchi, karena gap yang diciptakan Marco Bezzecchi benar-benar luar biasa dan dapat bertahan sampai garis finish dengan kecepatan yang stabil.

Apa kata Alex Marquez yang ditahun pertamanya di Ducati langsung tampil bagus. Alex Marquez merasa bahwa penampilannya ini juga ditunjang dengan motor Ducati GP22 yang mampu memberikan dirinya rasa percaya diri saat melakukan dorongan pada motor. Dirinya merasa bahwa dengan Ducati tidak banyak perasaan-perasaan aneh yang diciptakan oleh motor saat dirinya benar-benar melaju kencang, mudah mendapatkan perasaan nyaman terhadap motor. Dan yang diinginkan darinya adalah tetap mempertahankan perasaan itu guna mampu tampil bagus sepanjang musim 2023.

Yang tidak keluar dari sorotan lampu di kejuaraan seri kedua MotoGP kali ini adalah Franco Morbidelli pembawaannya yang tenang mampu menaklukanYamaha M1 di sirkut Termas de Rio Hondo ini. Tampil menjanjikan mulai dari latihan bebas hari Jumat, kualifikasi dan juga GP sprint, di GP race ini Franco Morbidelli juga bisa membuktikan bahwa dirinya kencang dalam kondisi lintasan basah dan ini sangat membuatnya merasa senang. Franco Morbidelli tidak mau banyak bergembira karena masih ingin melihat apakah di Austin nanti pembalap no. 21 ini masih mampu mempertahankan kecepatan yang dimilikinya di Argentina. Progress baik juga ditunjukan oleh Fabio Quartararo sempat mundur kebelakang karena ada incident dengan Takaaki Nakagami secara perlahan dan pasti Fabio Quartararo mampu maju kedepan dan finish diurutan ke-7. Dan ini adalah finsih terbaiknya sepanjang 2 seri yang telah berlangsung.

Pecco Bagnaia kali ini belum mampu membawa Ducati mendapatkan double podium. Tampil cukup bagus di GP sprint, Pecco Bagnaia pada balapan kali ini melakukan kesalahan yang tidak perlu. Dirinya yang memiliki pace yang sangat baik menrasakan bahwa mampu mengejar Alex Marquez di posisi ke 2, sempat bertahan 2 putaran di posisi tersebut dirinya harus terjatuh dan mencoba gabung kembali kebalapan, walaupun dapat menyelesaikan balapan tetapi Pecco Bagnaia tidak mendapatkan poin tambahan untuk di klasemen karena hanya berada diposisi 16.

Honda yang kali ini hanya memeiliki 2 pembalap dari team satelit yaitu Alex Rins dan Takaaki Nagakami. Finish pada posisi ke-9 untuk Alex Rins dan ke-13 untuk  Takaaka Nakagami. Memang seperti yang kita ketahui Alex Rins selalu bagus saat membalap di sirkuit ini tetapi semoga ini adalah bagian dari kemajuan pengembangan Honda.

KTM dan GasGas semestinya cukup puas dengan performa motornya kali ini, meskipun Mr. Sprint Brad Binder terjatuh dan hanya finish diurutan 17, namun ada Jack Miller yang mampu mengejar ketinggalan. Pembalap Australia ini sempat berada diposisi 12, lalu dari putaran ke putaran mengalami peningkatan dan berada diposisi 6. Begitu juga dengan rookie Augusto Fernandez tidak hanya piawai di setiap putaran, pembalap muda berbakat mulai balapan dari posisi 17 bisa naik dan finish di posisi 11. Padahal lintasan saat balapan di sirkuit Termas de Rio Hondo sangatlah basah dan tentunya membutuhkan skill yang tidak mudah.

Aprilia belum mampu menapaki podium lagi di sirkuit itu padahal tahun lalu,sang kapten adalah pemegang podium tertinggi di sirkuit ini. Tampil kuat saat cuaca kering nyatanya Aprilia masih belum menemukan setup terbaiknya pada balapan basah kali ini. Maverick Vinales menyelesaikan balapan di urutan 12, sementara Aleix Espargaro ada diposisi 15. Raul Fernandez finish diatas Aleix Espargaro yaitu diposisi 14. Aleix Espargaro mengatakan padangan membuatnya benar-benar sulit dan dirinya yakin pembalap lain menghadapi hal yang sama. Motornya mengeluarkan hawa panas yang sangat dan itu menimbulkan kabut dihelm, jika dia ingin membuka ventilasi tapi dia ragu karena yakin debu akan masuk dan akan  lebih menggangu. Jadi mungkin harus dipikirkan solusi kedepannya.

Berikut 10 besar MotoGP Argentina :

1. Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Team) 44.28,518
2. Johann Zarco (Prima Pramac Racing) + 4,085
3. Alex Marquez (Gresini Racing MotoGP™) + 4,681
4. Franco Morbidelli (Monster Energy Yamaha MotoGP™) + 7,581
5. Jorge Martin (Prima Pramac Racing) + 9,746
6. Jack Miller (Red Bull KTM Factory Racing) + 10,562
7. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP™) + 11,095
8. Luca Marini (Mooney VR46 Racing Team) + 13,694
9. Alex Rins (Team Suzuki Ecstar) + 14,327
10. Fabio Di Giannantonio (Gresini Racing MotoGP™) + 18,515

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!