WhatsUp
Andrea Iannone Ingin Kembali
Andrea Iannone adalah pembalap Italia yang pernah membalap di MotoGP pada tahun 2013 sampai 2019. Menyelesaikan balapan seluruh musim di tahun 2019 tetapi Andrea Iannone harus menerima kenyataan bahwa dua hasil balapan terakhir tidak diperhitungkan. Walaupun sebenarnya pada balapan di Sepang dan Valencia pembalap dengan nomor 29 ini memang tidak berhasil menyelesaikan balapan. Dia menutup musim diposisi ke-16 dengan mengumpulkan 43 poin.
Andrea Iannone mendapatkan sanksi karena kedapatan positif saat dilakukan test doping, dan oleh karenanya mendapatkan sanksi skorsing dan pembatalan hasil dua balapan terakhir seperti yang disebutkan diatas. Andrea Iannone yang sangat yakin bahwa dirinya tidak menggunakan doping dan merasa hasil positif tersebut adalah terkontaminasi dengan daging yang dimakannya saat di Malaysia mencoba mengajukan banding, namun alasan yang dinyatakan tidak memadai dan membuatnya harus mendapatkan sanksi tambahan berupa skorsing selama 4 tahun. Dari yang sebelumya 18 bulan. Keputusan itu dikeluarkan pada bulan November 2020, dan sanki terhitung sejak tanggal 17 Desember 2019.
Itu berarti pada 17 Desember 2023 sanksi akan berakhir, yang artinya Andrea Iannone dapat berkompetisi kembali dikejuaraan balap Motor. Namun melihat persaingan MotoGP saat ini yang begitu ketat dan terbatasnya tempat yang ada, tentu bukanlah hal yang mudah bagi pembalap yang sudah absen selama 4 tahun ini untuk bisa mendapatkan tempat di tahun depan. Walaupun seperti yang kita ketahui dia adalah pembalap yang dulunya cukup disegani dan pernah bergabung di Pramac Team, Ducati factory team, Suzuki factory team dan yang terakhir di Aprilia Team. Bahkan talentanya juga sudah terlihat saat di Moto2 dan berhasil selama 3 tahun berturut-turut berada di posisi 3.
Andrea masih memiliki keinginan yang kuat untuk kembali ke dunia balap. Hal itu dikatakan Andrea Iannone kepada mantan managernya Carlo Pernat saat berbicara melalui telepon. Dan Carlo Pernat masih didalam interview-nya dengan moto.it juga mengatakan bahwa talenta bukanlah sesuatu yang bisa dibeli ataupun dijual, walaupun 4 tahun adalah bukan waktu yang sebentar bagi Iannone sudah tidak berada di dunia balap, tapi Carlo Pernat sangat mengetahui bahwa bekas anak didiknya ini benar-benar ingin kembali ke dunia balap yang membesarkan namanya dan menjadi passion-nya.
Tapi Carlo Pernat tidak ingin Iannone terlalu terburu-buru untuk memutuskan sesuatu, disarankan untuk menunggu setidaknya sampai bulan Juni ataupun Juli, untuk melihat pasar pembalap. Apakah ada pembalap yang cidera yang bisa digantikan ataupun hal lainnya. Dan dalam opininya yang mungkin bisa diambil adalah Iannone bergabung dengan kejuaraan dunia WorldSBK. Selain untuk mencoba sesuatu yang baru dan memungkinkan untuk bersaing dan memberikan balapan yang seimbang, karena bagi manager Enea Bastianini ini level MotoGP sangat ini sangatlah berat. Bukannya tidak yakin dengan kemapuan bekas anak didiknya hanya saja bicara realita dengan usia dan vakum-nya selama 4 tahun belakangan ini bukanlah hal yang mudah untuk kembali ke performa yang dibutuhkan.
Tentunya para penggemar The Maniac ini masih harus bersabar untuk menunggu kelanjutan dari karir idolanya selepas masa skorsingnya berakhir.
