Uncategorized
Final WorldSBK akan berlangsung di Sirkuit Mandalika Indonesia
Hal yang ditunggu-tunggu dalam sebuah pergelaran olahraga adalah sesi Final. Apalagi pada kejuaraan WorldSBK kali ini. Selama 6 tahun berturut-turut dominasi dari Jonathan Rea begitu kuat. Dan setiap pergelaraan WorldSBK disetiap serinya hampir semua penonton menebak dan optimis bahwa Jonathan Rea adalah orang yang akan memenangkan balapan. Pada tahun 2015 saat pertama kali Jonathan Rea tampil dominan masih ada Chaz Davies dan Tom Sykes yang bisa mendekati posisi Rea saat balapan, walaupun pada akhirnya selisih poin cukup jauh. Begitu juga di tahun 2016, ketiga pembalap ini masih sering menunjukan balapan seru tapi dominasi Rea yang cukup kuat menjadikan balapan WorldSBK mudah ditebak siapa yang akan unggul. Apalagi ditahun selanjutnya tepatnya di 2018, Dominasi Rea tidak terpatahkan, kepiawaiannya di lintasan WorldSBK tidak diragukan lagi memenangkan 17 bapalan dari 25 balapan yang ada bukanlah pencapaian yang main-main. Tentu ini merupakan pencapaian yang luar biasa tetapi bagi para penonton tentu saja ini sedikit membosankan karena tidak ada ketegangan dan tebakan-tebakan yang biasanya membuat penonton menjadi penasaran untuk menyaksikan kejuaraan.
Baru pada tahun 2019, saat pertama kali Alvaro Bautista pembalap WorldSBK datang untung pertama kali ke WorldSBK, pengemar balapan ini mulai merasakan sensasi yang berbeda, setelah dengan sangat mengejutkan Alvaro Bautista mendominasi kemenangan dan membuat Jonathan Rea keteteran, sayangnya dominasi ini tidak berlanjut sampai akhir kejuaraan. Pada Balapan seri ke-5 di Imola, Jonathan Rea bangkit dan kembali mendominasi dan menjadi Juara Dunia lagi. Angkat topi yang sangat tinggi untuk semangat pantang merah dari pembalap Inggris ini. Keunggulan Jonathan Rea terus berlanjut sampai ditahun ini.
Tapi tahun ini sedikit lebih berbeda dan menantang, ketika pembalap muda Turki Toprak Razgatlıoğlu mulai tampil lebih stabil dan konsisten. Juga pembawaan Toprak yang terlihat tenang, tetapi selalu menghibur, membuat banyak penonton terhipnotis. Pembalap Turki ini dengan santai tapi pasti selalu menampilkan gaya balap yang membuat penonton ingin selalu mengikuti disetiap putarannya, menjadikan balapan tidak membosankan. Kemenangan bergantian yang disajikan Toprak dan Rea dan juga Scot Redding menjadikan balapan WorldSBK lebih dinantikan.
Walapupun Scot Redding belakangan ini banyak mengatakan bahwa gaya balap Toprak sedikit agresive tetapi bagi para penonton balapan seperti ini adalah balapan yang dicari, karena para pencinta balapan masih menganggap manuver yang dilakukan oleh Toprak cukup normal dan aman.
Maka kejuaraan final WorlSBK kali ini akan ada duel sengit antara Toprak Razgatlıoğlu dan Jonathan Rea untuk memperebutkan siapa yang akan menjadi Juara Dunia di ajang WorldSBK ini. Selisih poin antara keduanya juga sangat ketat yaitu 30 poin saja. dan seperti kita ketahui pada ajang WorldSBK pembalap dapat mendulang 60 poin pada setiap sesi balapan yaitu di Race 1, Superpole Race dan Race 2. tentunya kesempatan bagi keduanya masih terbuka untuk memperebutkan mahkota tersebut.
Tetapi yang lebih menegangkan lagi sebenarnya adalah balapan final ini akan diselengarakan di sirkuit baru yaitu Mandalika International Street Circuit yang terletak di Lombok – Indonesia. Hal ini tentunya sudah lama ditunggu-tunggu oleh pengemar balapan motor tanah air. Sampai saat ini kondisi sirkuit tersebut masih dalam tahap pembangunan, jika dilihat dari maket dan 3D graphis yang ada, masih banyak sarana-sarana yang belum dibangun, tetapi untuk tracknya sendiri sudah dapat dikatakan selesai 98% hanya melakukan penyempurnaan untuk memastikan semuanya aman terkendali.
Mandalika International Street Circuit yang terletak di Lombok – Indonesia ini sendiri memiliki panjang lintasan 4310 km dengan terdiri dari 17 tikungan, jika dilihat dari layoutnya bisa dikatagorikan sebagai sirkuit dengan lintasan yang cepat, Yang paling istimewa dari sirkuit ini adalah terletak diarea pariwisata dengan pemandangan pantai dan laut lepas yang luar biasa indah, sehingga bagi para penonton yang akan menyaksikan langsung dapat juga digunakan sebagai ajang rekreasi keluarga dan tentunya sambil menyaksikan kejuaran balap dunia. Adapun gelaran final WorldSBK ini rencananya akan diselengarakan pada tanggal 19-21 November 2021, sempat mundur dari jadwal sebelumnya karena bertepatan dengan seri MotoGP penutupan di Valencia.
Semoga gelaran WorldSBK final di Indonesia ini dapat berjalan lancar dan aman, juga dapat membantu ekonomi masyakarat sekitar dengan pariwisata alamnya, yang masih dalam tahap bangkit kembali akibat diterpa pandemi sejak 2 tahun lalu.
