Connect with us

Berita MotoGP

MotoGP Catalunya : “7 putaran terbaik ditahun ini…,” Marc Marquez

Published

on

Marc Marquez lagi-lagi terjatuh dan kali ini balapan di negaranya sendiri dan pertama kami menghadirkan penonton di Tribun, 8 kali juara dunia Marc Marquez tidak dapat menyelesaikan balapan setelah tujuh putaran tampil sangat apik di lintasan.

Tapi kali ini ada statement yang berbeda yang disampaikan Marc Marquez, bukan terlihat menyesal seperti saat jatuh di Mugello dan Le Mans, tapi Marc Marquez justru menjawab dengan penuh semangat dan senang “Ini memang niat saya, bukan niat untuk jatuh tentunya, tapi niat saya untuk memulai balapan dan mendorong. Karena saya tahu mungkin pembalap lain berusaha memanage bannya, dan saya mencoba mulai dan langsung mendorong, saya coba semua yang saya bisa pada awal balapan, karena dengan cara ini , ya kamu tahu, saya akan dapat tidur lebih tenang. Ok saya memang terjatuh, tapi saya menunjukan pada diri saya sendiri kalau saya bisa dan ini memang niat saya hari ini, dan yah daripada saya hanya menyelesaikan balapan, finish di posisi 12, 13 atau 10, hari ini adalah hari dimana saya harus mengambil risiko.

“Hari ini, saya merasa begitu senang, karena saya benar-benar membalap dengan gaya saya, karena saya adalah Marc. Bagi saya ini adalah 7 putaran terbaik ditahun ini. Saya membalap seperti yang saya mau. saya tidak perduli dimana posisi saya, dimana saya berada, saya tidak perduli dengan apa yang orang akan katakan, saya hanya percaya, bahwa hari ini adalah harinya saya mengambil risiko. hari ini saya bisa membalap beberapa pembalap dan saya sangat menikmatinya. Dan saat semua pembalap sudah mendapatkan pace balapnya, kami belum berada di posisi yang tepat, tapi saya tahu 3 dan 4 putaran kedepan sangat genting, tapi saya bergumam ok jika saya mempertahankan ini di 3 dan 4 putaran kedepan saya akan tetap berada diposisi ini pada putaran ke3 setelah saya berpikir begitu saya mengambil terlalu banyak risiko, dan apa yang terjadi kami akan menganalisa, saya kehilangan banyak pada tikungan 2, tikungan 3 dan 4, juga kehilangan akselerasi sedikit di tikungan 5, dan juga di tikungan 9. Itu benar saya tidak bisa mengambil pengereman yang masiv, karena Maverick Vinales ada di belakang saya, dan dia bahkan mengerem lebih lambat dari saya, dia berhasil berhenti, tapi saya tidak berhasil untuk berhenti dan saya kehilangan pegangan di bagian depan dan saya terjatuh. Tapi kamu tahu, tentu saya tidak senang dengan hasil balapanya, tapi saya bahagia karena apa yang saya lakukan selama 7 putaran. saya lebih senang melakuka 7 putaran dengan sangat baik, daripada hanya menyelesaikan balapan tanpa merasakan motornya.”

besok kami memiliki test, dan besok adalah hari penting, lebih penting dari hari ini, tapi selain itu saya senang. ya tentu saja kami sedang ada dalam masa yang sulit, maksud saya kami disituasi sulit karena saya tidak menolong motor karena kondisi saya dan motor itu juga tidak menolong saya, jadi dua hal ini disatukan maka ini menjadikan kami dalam situasi yang dalam (sulit). Tapi ya kita dalam satu perusahaan maka kami harus terus bekerja, terus berusaha, tidak mudah menyerah, dan pada akhirnya saat ini kami benar-benar ada diposis terbawah, jadi kami harus mulai menanjak ke gunung, dan bekerja keras sekarang, untuk mencoba menjadi lebih baik lagi kedepanya.” Nada yang diberikan Marc Marquez kali ini banyak mengandung tekanan-tekanan yang membuat semangatnya terlihat.

Setelah balapan ini adalah Sachsenring,Bagi Marc Marquez berada diatas motor adalah satu-satunya cara untuk membangkitkan kepercayaan diri. “Saya akan melihat apa yang akan terjadi, melihat dari sirkuit disana banyak tikungan yang menggunakan tangan kiri tentu ini akan sedikit membatu secara fisik, kondisi ini bisa membantu saya, tapi tentu saja bukan untuk menang. Saya sangat tahu jelas dimana situasi kami saat ini dan saya sudah menyiapkan secara mental. Kami bekerja bersama team untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dan hasilnya sayang terhenti di Jerez 2020, tak pelak lagi tidak semua masalah dapat diselesaikan dari satu balapan ke balapan lain, sejak itu Honda mengalami kesulitan, tapi didalam, kami benar-benar berkomitmen untuk kembali kuat.”

Melihat dari hal ini sebenarnya ada dua hal yang bisa disimpulkan, cara berbicara Marc Marquez dengan banyak tekanan disetiap katanya dan penuh semangat, dapat diartikan bahwa kami harus segera bangkit dari kertepurukan ini atau artilain adalah saya sudah lelah dan ingin mengakhirinya (tentunya dalam hal positif). Marc Marquez adalah pembalap yang selau memberikan semuanya sampai pada limitnya, itu lah juga yang menyebabkan Marc Marquez adalah termasuk pembalap yang sering terjatuh. Tapi dulu saat kondisinya masih prima, badannya mampu mengatasi dengan lebih baik, tapi saat sehabis kecelakaan tahun lalu, tentu Marc harus sedikit lebih berhati-hati untuk menjaga kondisi tanganya, dan tanpa disadari ini secara otomatis mempengaruhi gaya balapnya. Dan tentu ini membuat  8 kali juara dunia ini tidak senang dan tidak menikmati lagi, oleh sebab itu sepertinya dia tidak bisa berlama-lama untuk tidak membalap seperti yang hati dan pikirannya mau, dan sepertinya Marc ingin melawan keraguan yang ada dihatinya dan menanamkan kepercayaan dirinya kembali bahwa ini saatnya untuk kembali menjadi Marc Marquez. Selamat berjuang Marc!!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!