Connect with us

Berita MotoGP

MotoGP Mugello : “Hari yang sangat sulit …” Valentino Rossi

Published

on

Balapan di Mugello kali ini dirasakan 9 kali juara dunia Valentino Rossi, menjadi balapan yang sangat sulit, berikut liputan lengkapnya : “Hari ini sangat sulit karena setelah apa yang terjadi dengan Jason kemarin, timbulah pertanyaan di benak saya, kenapa kita balapan? Semua kehilangan rasa. Saya rasa memang juga akan ada pertanyaan seadainya kita tidak balapan. Karena apa yang kami lakukan hari ini (balapan) tidak akan mengubah apa yang terjadi pada Jason kemarin. Tapi ini lah kenyataannya. Ini sangat buruk dan sangat menyentuh.”

Selanjutnya Valentino Rossi menambahkan mengenai keselamatan dan perlindungan diri bagi para pembalap, dirasakan olehnya sudah banyak kemajuan, walaupun masih harus terus ada peningkatan dan apapun itu kemungkinan terjadinya kecelakaan di lintasan masih tetap mungkin, berikut pendapatya :“Mengenai keamanan di lintasan bagi para pembalap,sebenarnya kita sudah memiliki banyak pengembangan dari segi keselamatan, pada lintasan misalnya banyak modifikasi yang sudah dilakukan pada lintasan, kadang kala ada renovasi atau modifikasi yang tidak bisa dilakukan bukan hanya karena segi biaya tapi juga karena tempat yang sudah tidak cukup lagi. Selain itu pengembangan dari pelindung diri yang dikenakan pembalap seperti helm, Pakaian balap, air bag, juga sudah banyak dilakukan pengembangan-pengembangan yang tujuannya untuk keselamatan. Tapi itu tentulah tidak selamanya cukup, pada kenyataannya kita masih perlu lebih lagi. Sulit untuk mencegahnya karena jika kita terjatuh dan kita berada dilintasan maka akan ada pembalap lain dibelakang kita.Pada saat latihan bebas, mungkin kita hanya sendirian di lintasan tapi pada saat balapan, tentunya akan banyak pembalap yang ada dilintasan, seperti pada moto3 ada 22 pembalap untuk membalap sepanjang 22 putaran dan tentu saja banyak kemungkinan yang bisa terjadi.” Ujarnya.

Dari media debrief setelah balapan Mugello yang membuatnya berhasil finish di 10 besar, Pembalap Italia ini menceritakan sedikit yang terjadi pada balapan kali ini “Sebenarnya saya memulai balapan tidak terlalu jelek,sayang pada tikungan pertama, saya menyentuh pembalap lain dan saya kehilangan waktu dan mengirim saya keposisi belakang. Tapi disisi lain pace balap saya cukup bagus, saya berhasil memulihkan posisi saya, melakukan beberapa over taking dan pada akhirnya saya dapat menyelesaikan balapan di 10 besar. Tentu ini bukan suatu yang fantastik, tapi dalam situasi kami saat ini, hasil ini tidaklah terlalu buruk, karena kami dapat mengumpulkan poin. Dan yang terpenting adalah pace balapan saya cukup baik, dan kami mengalami peningkatan yang baik yang dimulai dari hari Jumat di latihan bebas, dan hari ini cukup baik.” Ujarnya menyudahi pembicaraan,walau terlihat dari nada bicaranya Valentino Rossi terlihat sangat pelan dan haru atas meninggalnya Jason Dupasquier.

Sebenarnya Valentino Rossi telah mengetahui kondisi kesehatan Jason Dupasquier pada Sabtu malam bahwa kondisinya sangat parah. Karena terjadi luka serius dibagian kepalanya. Tapi baginya  ini adalah cerita berbeda ketika mengetahui bahwa Jason Dupasquier telah tiada. Valentino Rossi mengatakan “bahwa kejadian ini sangat sulit untuk semua, juga untuk para pembalap muda. Tetapi yang sebaiknya dilakukan dalam kondisi ini adalah selalu berkonsentrasi dengan maksimum, karena ketika kami berada di motor dan tidak berkonsentrasi ini sangatlah berbahaya. Untuk saya pribadi saya selalu berkonsentrasi, berkumpul dengan teman saya dan juga pacar saya, berbicara dengan team.” Terang Valentino mengenai hal-hal yang dapat membantu membuat segalanya lebih tenang.

Selanjutnya Valentino menjelaskan tentang holeshoot device yang menjadi pembicaraan karena Fabio Quartararo sangat senang dengan device yang saat ini ada di ban depan dan belakangnya. “Kami datang ke Mugello dengan banyak kesulitan dan kami memodifikasi motor kami menyesuaikan dengan lintasan, mencoba membuat motor memiliki masukan positif dengan saya, dan menjadikan motor sedikit lebih halus, menyetel elektronik sedikit demi sedikit dan hari ini balapan saya tidaklah terlalu buruk. Jadi saya harap saya bisa kompetitif pada balapan selanjutnya. Holeshoot (start device) bekerja sangat baik terbukti pada awal balapan saya bisa membalap beberapa pembalap.” ujarnya tanpa detail menyebutkan apakah dimotornya sudah tersemat hole device juga pada bagian ban depan.

Mengenai insiden sebelum memulai balapan setelah warming up lap antara Enea Bastianini dan Johan Zarco, Valentino Rossi memiliki pandangannya sendiri “bagi saya saat ini hampir semua pembalap melakukan pengereman yang keras saat menuju grid setelah warming up lap yang gunanya untuk memanaskan carbon disc dan juga  untuk mendapatkan temperatur yang tepat di tikungan awal, tapi setiap pembalap biasanya hanya memikirkan untuk dirinya sendiri, membuka gas, mengeram dan membuka gas lagi, sebenarnya itu normal saja, tapi ada kalanya itu juga bisa membahayakan bagi pembalap dibelakangnya. Tapi tentunya pembalap yang berada dibelakang pembalap lain juga harus menaruh perhatian. Ketika ada pembalap melakukan pengereman cepat dan tajam, maka pembalap lain harus bersiap. Saya menyaksikan sekitar satu meter, karena saya berada disana. Dalam hati saya saya bergumam .. ini bukan awal yang baik, karena kita saja belum memulai balapan.” Ujarnya sambil menahan tawa.

Mengenai pembalap Perancis Fabio Quartararo yang sama-sama menunggangi Motor Yamaha YZR-M1, Valentino Rossi berpendapat “Saya rasa Fabio melakukan perbedaan yang luar biasa, perbedaan ini tidak hanya terjadi saat ini tapi juga sudah terjadi saat di Qatar dan juga di Portugal, Fabio Quartararo sangat kuat, dan sebenarnya juga saat di Jerez Fabio  begitu kuat, sebelum masalah tangannya muncul. Pada Le Mans mungkin sedikit sulit tapi ini sulit untuk semua pembalap Yamaha. Didalam pengelihatan saya, Fabio selalu berkendara dengan maksimum, tidak melakukan kesalahan, sangat kuat pada hot lap dan ini sangat penting di kejuaraan MotoGP saat ini, dan saya rasa Fabio juga pembalap yang sangat baik kondisinya. Jika dia dapat mengatasi kondisi tanganya, maka dia adalah kadindat untuk Juara Dunia tahun ini, karena saat ini dia adalah pembalap tercepat dilintasan, satu-satunya pembalap yang dapat menyaingi kecepatan Fabio saat ini adalah Pecco (Francecso Bagnania) tapi sayangnya hari ini dia melakukan kesalahan, jika tidak tentunya akan sangat menarik melihat perlawanan keduanya dilintasan hari ini.” Tutup Valentino Rossi.

Sejatinya balapan di Mugello adalah balapan yang cukup baik bagi Valentino Rossi (Diluar kejadian berpulangnya Jason Dupasquier), karena terlihat Valentino Rossi semakin nyaman berada dimotornya, saat melakukan pengeraman dan overtaking. Tetapi memang pembalap-pembalap yang saat ini berlaga di MotoGP memiliki keterampilan yang semuanya luar biasa dan tentunya jauh lebih gesit secara natural karena faktor perbedaan usia, tapi ini tentulah bukan maslaah utama, selama Valentino Rossi masih memiliki semangat dan tujuan yang sama, seperti yang kita ketahui bersama bahwa Valentino Rossi yang saat ini ada di Team baru dengan crew baru, tentunya masih membutuhkan waktu untuk penyesuaian dan pengenalan kembali. Jika trend progress membaik ini akan terus berlangsung di Catalunya besok, tentunya akan menjadi sebuah perjalanan yang baik bagi pembalap berusia 42 tahun ini. Semangat Valentino Rossi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!