Connect with us

Berita MotoGP

Hanya selisih 4 hari antara Test MotoGP Sepang dan Mandalika, bagaimana dengan aturan karantina 10 -14 hari ?

Published

on

Perhelatan MotoGP  tahun 2022 akan segera dimulai.  Test Sepang yang akan menjadi pembuka seri tahun ini akan dilangsungkan pada tanggal 5 dan 6 February, tetapi sebelumnya akan ada test shakedown di Sepang yang dikhusukan untuk pembalap penguji dari MotoGP dan juga para pembalap rookie yang baru naik kelas di ajang MotoGP seperti Raul Fernandez,Rammy Gardner, Marco Bezzechi, Fabio Di Giannantonio, dan Darryn Binder. Selanjutnya test akan dilanjutkan di Sirkuit Mandalika Lombik – Indonesia pada tanggal 11-13 Februari 2022. Test di Mandalika ini merupakan test yang dinanti-nanti oleh banyak penggemar MotoGP di Indonesia, sejatinya sirkuit Mandalika pada tahun 2021 lalu dibulan November berhasil menyelenggarakan kejuaran dunia WorldSBK dengan balapan yang sangat epic pada saat turun hujan di Race ke-2. Gelaran perdana WorldSBK tersebut bisa dikatagorikan sukses walaupun masih banyak infra struktur yang belum sepenuhnya selesai dan para pembalap WorldSBK juga cukup puas dengan layout sirkuit Mandalika.

 

Kembali kepada Test yang akan segera dilangsungkan baik di Mandalika maupun di Sepang International Sirkuit, keduanya masih tidak bisa lepas dari pandemi yang masih terus terjadi dipenjuru dunia, terdeteksinya variant baru menjadikan semua negara berhati-hati dengan rencana mengadakan event international. Walaupun hanya test dan tidak melibatkan penonton tetapi tetap saja para crew, mekanik dari masing-masing team MotoGP maupun dari pihak penyelenggara dalam hal ini Dorna memiliki jumlah yang tidak sedikit dan berasal dari banyak negara.

 

Malaysia yang sudah dua kali absent baik dalam mengadakan Test maupun kejuaraan MotoGP tentu saja tidak ingin menjadikan tahun 2022 ini menjadi tahun ke-3 bagi mereka untuk tidak menyelengarakan lagi test dan kejuaraan motor paling bergengsi ini, tapi tentu saja Pemerintahan Malaysia tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan agar tidak berdampak pada meningkatnya jumlah yang terinfeksi. Untuk itu Pemerintah Malaysia mencoba sebisa mungkin mengetatkan setiap pergerakan yang akan dilakukan oleh para peserta test baik shake down Test maupun Test MotoGP, antara lain dengan memberlakukan system bubble atau pergerakan yang dibatasi, antara lain Para peserta yang akan mengikuti Test tersebut baik pembalap, crew, mekanik, wartawan yang tiba di Malaysia harus melakukan PCR Test dan menunggu hasilnya di hotel selama kurang lebih 1×24 jam, dan setelah hasil diterima barulah dapat melakukan perjalanan ke Sirkuit dan hanya dari Hotel yang telah ditentukan. Hotel yang telah ditentukan sampai saat ini ada dua buah hotel yaitu Hotel Sama Sama dan Movenpick Hotel. Kedua Hotel tersebut tidak jauh dari Bandara Kuala Lumpur maupun dari sirkuit.

Tidak berbeda dengan Malaysia, Indonesia pun memiliki dilema yang sama dengan yang dialami oleh negara tetangga kita.Di satu sisi pergelaran MotoGP ini merupakan proyek yang digadang-gadang menjadi proyek kerakyakatan untuk memajukan ekonomi rakyat dan juga menjadi proyek yang sudah dinanti-nanti oleh banyak Penduduk Indonesia. Namun sampai dengan hari ini pemerintah Indonesia masih memberlakukan peraturan yang ketat bagi pendatang dari Luar Negeri yang memasuki perbatasan Indonesia dengan Karantina selama 10 sampai 14 hari. Bahkan di peraturan terbaru yang berlaku tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan 31 Januari 2022 tertulis karantina 14×24 jam berlaku bagi WNI dari negara/wilayah asal kedatangan dengan dengan tiga kriteria, antara lain yang telah mengkonfirmasi adanya varian baru, secara geografis berdekatan dengan negara tansmisi komunitas kasus varian baru dan negara dengan jumlah kasus varian baru lebih dari 10.000 kasus. Sementara diluar kriteria tersebut dapat melakukan karantina 10×24 jam.

Tentu ini menjadi tidak mudah karena jarak antara test MotoGP Sepang dan Test MotoGP Mandalika hanyalah 4 hari selesai di Sepang pada tanggal 6 dan mulai test di Mandalika pada tanggal 11. Jika kebijakan Karantina 10 sampai 14 hari diberlakukan tentulah tidak mungkin. Tetapi disatu sisi Presiden Indonesia Bapak Joko Widodo secara tegas mengatakan dalam rapat 3 Januari 2022, bahwa meminta secara tegas pelaksanaan Karantina secara ketat tanpa ada dispensasi demi mencegah bertambahnya kasus Omicron di Indonesia. Lalu bagaimana dengan gelaran Test MotoGP di Mandalika dengan jeda waktu yang sangat terbatas dengan test di Sepang. Diharapkan dengan diperketatnya karantina sampai dengan akhir Januari maka penyebaran Omicron dapat dicegah, dan akan ada kebijakan lain untuk penyelenggaraan Test MotoGP yang akan perdana diselenggarakan di Mandala Internation Circuit pada 11-13 februari nanti.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!