Connect with us

Berita

Balapan Underbone, adrenalinnya sampai dibawah tulang

Published

on

Setelah melihat beberapa pertandingan underbone di ajang balap Asia Road Racing. Indomotoracing melihat bahwa balapan underbone merupakan balapan yang memang menyuguhkan adrenalin yang tak tertandingi. Mencoba bertukar pikiran dengan beberapa pembalap underbone, mereka mengemukakan pendapat yang hamper sama yaitu mengatakan bahwa Balapan Underbone adalah balapan yang sangat sengit baik pada setiap tikungan maupun lintasan lurus yang selalu menjadi medan pertempuran, di mana para pembalap saling beradu kecepatan dan strategi. Ketidakpastian siapa yang dapat menyentuh garis finish pertama di akhir balapan menjadi daya tarik tersendiri, memacu para pembalap untuk terus berusaha maksimal. Di lintasan, semua pembalap adalah rival yang sama-sama mengincar podium, menciptakan persaingan ketat yang penuh dengan aksi saling menyalip. Bagi para pembalap underbone, kebugaran fisik dengan latihan harian, persiapan yang matang sebelum balapan, mulai dari strategi hingga pengaturan mesin, adalah kunci utama untuk meraih kemenangan. Kombinasi antara ketangguhan pembalap dan kesiapan motor menjadi penentu akhir, menjadikan balapan underbone tidak hanya sekadar adu kecepatan, tetapi juga pertarungan kecerdikan dan strategi.

Awalnya underbone hanya dilakukan dijalan-jalan yang ditutup sementara dan juga menggunakan sirkuit-sirkuit kecil untuk melakukan kegiataan balap ini, namun seiring berjalan waktu undebone telah menjadi balapan yang sangat diminati dan dijalankan secara profesional dan telah menggunakan sircuit-sirkuit besar.

Indonesia, Malaysia dan negara-negara di Asia Tenggara lainya memiliki kejuaraan underbone nasional yang sangat terstruktur dan rata-rata memiliki empat kelas, yaitu Pemula, Rookie, menengah, dan Ahli, adapun pembagian kelas underbone ini didasarkan pada keterampilan pengendara. Modifikasi berjenjang, dengan Pemula hanya diperbolehkan melakukan perubahan dasar seperti sandaran kaki yang berbeda dan penggantian fairing. Rookie dapat memodifikasi suspensi dan mesin mereka, dan kelas Ahli menggunakan penyetelan performa penuh yang terlihat di Kejuaraan Asia. Ini termasuk pengerjaan kepala silinder, piston aftermarket, camshaft, dan katup. Meskipun katup titanium umum digunakan, katup ini mulai menurun karena penyaluran daya yang agresif.

Mesin balap yang digunakan biasanya berbasis pada Honda RSX 150 R atau Yamaha 150 (dikenal sebagai Y15 ZR, MX King 150, atau Sniper 150 di pasar yang berbeda). Untuk menyamakan kedudukan, Honda diizinkan menambah kapasitas mesin 5cc untuk mesin 149 cc guna mengimbangi basis Yamaha yang sedikit lebih kuat. Spesifikasi ukuran roda dan aturan ban bervariasi antara balapan nasional  dan Kejuaraan Asia tingkat tinggi, tetapi fokus pada kinerja dan pengembangan adalah hal yang umum. Tingkat profesionalisme di ajang ini mencengangkan, dengan tim-timnya yang profesional. Kelas Underbone lebih dari sekadar kompetisi lokal stau kesenangan anak muda semata tapi ini adalah tempat pembibitan profesional bagi bintang balap masa depan yang tentunya ditunjang dengan dukunan  tim papan atas, perlengkapan, dan banyak antusias. Ajang ini merupakan pertunjukan bakat dan komitmen yang serius.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *