Berita WSBK
Apa Kata Ketiga Pembalap Yang Mendapatkan Podium di Race 1 Phillip Island
Race 1 balapan WorldSBK seri perdana yang digelar di sirkuit Phillip Island telah selesai dilaksanakan. Di musim 2023 ini sepertinya keperkasaan Alvaro Bautista, Jonathan Rea dan Toprak Razgatlioglu masih mendominasi. Lalu apa kata ketiganya selepas mendapatkan podium pada Race 1 di sirkuit Phillip Island.
Alvaro Bautista merasa sangat senang dengan kemenangan yang diraihnya. Dirinya mengakui bahwa saat balapan dimulai Jonathan Rea memang jauh lebih cepat dan ketika dirinya mulai berhasil mendapatkan pace yang baik dan mampu mendekati Rea, pembalap yang mengenakan nomor 1 ini merasa kesulitan melihat secara jelas kedepan karena refleksi air yang terciprat dari motor Jonathan Rea dikarenakan memang lintasan sangat basah dengan beberapa spot genangan. Itulah yang membuatnya makin terpacu untuk terus mendorong motornya agar bisa berada di posisi terdepan. Tenyata ketika Alvaro sudah memimpin balapan maka padangannya menjadi lebih jelas yang membuatnya dapat lebih yakin untuk memacu motornya, walaupun hampir saja tergelincir dan highside untungnya Juara Dunia WorldSBK 2022 ini berhasil untuk tetap berada dimotor dan tidak terjatuh.
Alvaro Bautista mengatakan bahwa dirinya tidak menggunakan kemampuan motornya secara penuh, karena dengan lintasan yang sangat basah dan licin membuatnya harus berhati-hati untuk tidak membuat kesalahan. Barulah setelah 3 atau 4 putaran tersisa dirinya bisa melepaskan kopling dan gas secara penuh dan membuat jarak. Dan Alvaro membocorkan sedikit rahasia trainingnya untuk menjaga keseimbangan pada saat wet race salah satunya adalah dengan latihan flat track bike. Dan menurutnya tidak ada yang spesial saat dia berhasil membalap Jonathan Rea, karena saat itu Alvaro memiliki kecepatan dan pace balao yang lebih baik, hanya dirinya menunggu momen untuk dapat menyalip seaman mungkin dikarenakan situasi lintasan yang tidak biasa. Dan yang terpenting dari kemenangan ini adalah ketika dirinya berhasil menjaga emosinya untuk tetap tenang, walaupun para mekanik dan crew-nya terlihat sangat panik setelah mendengar cerita dari Nicolo Bulega yang lebih dulu membalap dan berhasil memenagkan balapan WorldSSP bahwa lintasan sangat basah dengan beberapa spot air tergenang, tapi Alvaro berhasil menenangkan dan mengatakan ini adalah balapan perdana jadi tidak ada yang perlu terlalu ditakuti tetap tenang itu adalah kunci keberhasilan.
Lalu Jonathan Rea yang sempat lama memimpin balapan, harus menerima bahwa dirinya hanya bisa berada dipodium ke-2. Dan Juara Dunia WorldSBK 6 kali ini turut prihatin karena adanya incident pada balapan WorldSSP yang melibatkan dua pembalap yaitu Adrian Huertas (MTM Kawasaki) dan Yari Montella (Barni Racing Team). Dirinya juga merasakah bahwa kondisi balapan di track ini pada bulan Februari sangat berbeda dengan balapan pada bulan November dengan temperatur yang lebih dingin dan berangin, membuatnya memang benar-benar harus meraba dan berhati-hati dalam menentukan settingan yang akan digunakan. Tetapi secara keseluruhan dirinya sangat menikmati balapan ini. Dan Rea juga tidak kaget dengan betapa kuatnya Alvaro Bautista pada lintasan basah, karena berdasarkan pengalaman membalap di Misano tahun lalu, ketika dirinya melakukan balapan yang sangat baik dan Alvaro berhasil membalap dengan baik, jadi menurutnya saat ini Alvaro adalah pembalap cepat disetiap kondisi. Jika besok balapan tanpa hujan, dirinya juga tidak yakin siapa yang menjadi tercepat, tapi yang terpenting adalah team akan berusaha menemukan settingan terbaik untuk mendapatkan kecepatan yang dibutuhkan.
Toprak yang memulai balapan dari posisi satu mengalami kesulitan untuk mengamankan posisinya dan harus mundur di posisi ketiga sampai 22 putaran selesai dilakukan. Yang menjadi penyebab dirinya tidak mampu berbuat banyak adalah tidak mendapatkan cengkraman ban tertutama pada ban belakangnya dan juga pada tikungan ke kanan, sehingga Toprak banyak kehilangan waktu khususnya pada tikungan 1,4,8 dan 10. Selain itu juga pada balapan kali ini ada sedikit masalah pada visornya yang terkena air membuat dirinya tidak bisa melihat dengan jelas, Walaupun tetap masalah utama adalah pada cengkraman motor. Dan dirinya optimis jika besok tidak hujan maka ada kemungkinan dirnya bisa lebih baik tapi tetap akan melihat settingan apa yang bisa ditemukan. Toprak juga memiliki keinginan untuk bisa menang pada wet race.
Pada hari minggu besok tanggal 26 Februari masih tersisa dua balapan lagi yaitu Superpole Race yang akan digelar pada pukul 13.00 LT atau jam 09.00 WIB dan Race 2 pada pukul 16.00 LT atau 12.00 WIB. Jika kondisi basah akankah tiga besar ini menguasai podium lagi ataukah akan ada pembalap-pembalap lain yang naik ke podium dan bagaimana jika kondisi cerah. Tentunya balapan WorldSBK ini sangat menarik untuk disaksikan.
