Connect with us

Berita MotoGP

MotoGP 2022 : Statistik Pembalap Suzuki, Joan Mir dan Alex Rins

Published

on

Suzuki memutuskan untuk tidak lagi ikut berkompetinsi pada balapan MotoGP tahun 2023 dan seterusnya. Bahkan dibeitakan pula bahwa Suzuki kemungkinan akan menyimpan beberapa motornya di museum dan sisanya akan dihancurkan demi menjaga kerahasiaan dari teknologi Suzuki itu sendiri, selain itu untuk menghindari pajak yang tentunya jika motor tersebut masih ada akan tetap diperhitungkan pajaknya.  Banyak pihak yang menyayangkan keputusan tersebut, bahkan kabar angin berhembus bahwa akan lebih baik jika Yamaha bernegosiasi dan membeli teknologi Suzuki MotoGP tersebut. Walaupun dapat dipastikan kemungkinan hal itu terjadi sangat tipis. Karena sebagai sesama pabrikan Jepang tentu memiliki prinsip pengembangan yang berbeda dari masing-masing pabrikan.

Walaupun nantinya tidak akan ada lagi Suzuki di grid MotoGP tapi tentu saja para penggemar balap motor akan selalu mengingat bahwa ada team biru yang pernah mencuri perhatian banyak mata. Hal ini dikarenakan sejak bergabungnya kembali Suzuki dikejuaraan bergengsi MotoGP pada tahun 2015, banyak memberikan kejutan-kejutan yang tidak terduga. Diantaranya adalah beberpa alumni pembalap yang bergabung di Suzuki sebelumnya yang saat ini berada di team lain, telah menjadi pembalap andalan seperti Aleix Espargaro dan juga Maverick Vinales.  Selain hal tersebut juga pada tahun 2020 Suzuki mampu menjadi juara dunia MotoGP dengan pembalapnya Joan Mir, dan selain prestasi-prestasi mengesankan yang telah disebutkan Hamamatsu manufacture ini juga merupakan team yang diketahui memiliki tingkat keramahan paling tinggi di paddock area.

Pada akhir musimnya di MotoGP, dua pembalap yang bergabung di team biru tersebut adalah Joan Mir dan Alex Rins. Sayangnya Juara Dunia 2020 Joan Mir banyak mengalami cidera sehingga tidak mampu tampil maksimal untuk memberikan perpisahan tidak terlupakan dengan teamnya. Sementara Alex Rins yang ditahun sebelumnya banyak melakukan kesalahan dan terjatuh, pada tahun 2022 mampu memberikan 2 kemenangan dan yang paling indah adalah kemenangan terakhirnya bersama team Suzuki di Valencia. Yang menjadikan Suzuki menutup musimnya dengan berada di podium tertinggi di Sirkuit Ricardo Tomo Valencia.

Berikut adalah statistik pencapaian Joan Mir dan Alex Rins di tahun terakhirnya bersama Suzuki. Joan Mir tidak berhasil memberikan satupun kemenangan, bahkan poin dari Joan Mir diklasemen terakhir selisih 86 poin dengan rekan satu teamnya Alex Rins yang berhasil mengumpulkan 173 poin. Secara urutan klasemen akhir pun, pembalap yang tahun depan akan menjadi rekan satu team Marc Marquez itu hanya berada di urutan 15, sedangakan Alex Rins yang tahun depan juga akan berada di team satelite LCR  Honda berhasil menutup musim di urutan 7.

Tentunya ini akan menjadi hal yang sangat menarik, bagaimana keduanya akan bersaing tahun depan, karena seperti yang telah disebutkan diatas mereka akan menggunakan motor Honda RC231V. Meskipun Alex Rins berada diteam satelite, tapi kontrak yang ditandatanganinya untuk jangka waktu dua tahun adalah bersama pabrikan Honda, tentu saja ini akan menjadi hal yang menarik untuk mengetahui siapa yang bisa lebih cepat beradaptasi dengan motor Honda yang dikenal sangat sulit untuk dijinakan dan sering mengalami highside.

Dari Statistik tahun 2022 tentunya Alex Rins jauh lebih siap untuk kemungkinan cepat beradaptasi dengan Honda, selain dari hasil tersebut di tahun 2023 juga menjadi tahun ke-7 nya di MotoGP, sementara bagi pembalap dengan no 36 tahun 2023 akan menjadi tahun ke-5 nya dan apabila cidera yang dialaminya di tahun 2022 belum sembuh sempurna tentunya akan menjadi sedikit penghalang baginya beradaptasi dengan Honda RC213V.

Tetapi jika melihat hasil test di Valencia ketika keduanya baru saja mengadakan perkenalan dengan motor Honda dapat diketahui bahwa mereka berdua mengalami kesulitan dalam mencoba melakukan pendekatan terhadap RC213, walaupun secara posisi Joan Mir lebih unggul tetapi tetaplah tidak berbeda jauh catatan waktunya dengan Alex Rins.

Alex Rins yang melakukan 91 laps pada saat test mengatakan bahwa target di test pertamanya ini untuk mengenal motor yang kesemuanya baru dan tidak merasa terlalu buruk walaupun catatan waktunya lebih pelan 1,196 detik jika dibandingan dengan Luca Marini dengan Ducatinya yang pada test menempati posisi tercepat. Sedangkan Joan Mir yang melakukan 73 putaran, dengan waktu tercepat yang didapatkan baru pada putaran 60, masih memiliki 0,882 detik. Sementara tercepat Honda saat test Valencia adalah Marc Marquez yang hanya bisa menyelesaikan test pada posisi 13, disusul oleh Joan Mir 18, dan dikuti Taka Nakagami di posisi 19 sementara Alex Rins 20.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!